REPUBLIK45.COM – Forum Wartawan Solid (FWS) menggelar rapat tahunan dan membahas agenda persiapan Musyawarah Besar (Mubes) yang akan digelar pada Desember 2025 ini. Selain itu rapat tersebut membentuk beberapa pengurus sementara, diantaranya jabatan Sekertaris Jendral ( Sekjen) dan bidang – bidang lainnya.
Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum FWS Aji Rosad, Dewan Penasehat Abah H. Dulhani, S. Sos dan para pengurus inti FWS digelar di warung lesehan eks Jaro Mistar By Pass, Sabtu, (13/12/2025).
Ketum FWS Aji Rosad menyampaikan bahwa FWS sebagai wadah wartawan dalam mengembangkan potensi agar trampil dan mahir dalam ilmu jurnalistik. FWS juga menjadi wadah diskusi, latihan, kajian dan gemblengan bagi wartawan yang ingin lebih baik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya atau membuat karya tulisan.
Aji juga menegaskan dan berharap FWS tetap Solid dan kompak jika terjadi permasalahan dilapangan.
“Kita bekerja dilapangan memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi. Apalagi sebagai wartawan harus bekerja profesional. Kita menulis, apa yang kita lihat, apa yang kita dengar. Kita menulis pemberitaan kasus tentu ada resiko. Maka disitulah kita harus solid agar bisa menghadapi hal hal yang tidak diinginkan,” tegas Aji.
Lebih lanjut dikatakan, Maju dan mundurnya organisasi tergantung pengurusnya. Ketua dan anggota harus bekerja sama. Semuanya berkomitmen maka pasti akan sesuai harapan. Namun sebaliknya jika salah satunya vakum, diam, tanpa ide dan gagasan, masa bodoh, dan tidak peduli maka organisasi mustahil maju.
“Ruhnya organisasi itu adalah seluruh anggota dan pengurus, organisasi adalah wadah. Wadah itu mau kita isi dengan apa pasti bisa. Dan setiap wadah akan bisa menerima apa saja. Dan setiap apa yang kita tuangkan pada wadah itu akan berdampak pada hasil. Ide,gagasan harus direalisasikan, bukan hanya teori saja tapi harus dipraktikkan supaya ada manfaat nya,” kata Aji.
Ia menuturkan bahwa memimpin sebuah organisasi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh kegigihan dan perjuangan serta semangat pantang menyerah.
“Sebagai Ketua FWS saya berusaha untuk memperbaiki dan membenahi kekurangan kekurangan saya. Saya butuh suport agar lebih semangat dalam mengemban tugas ini dengan baik.”Harapnya.
Dalam menjalani tugas sebagai ketua Umum, Aji sering menghadapi tantangan dan rintangan yang luar biasa, baik dari dalam maupun dari luar. Namun semua itu dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik.
” Saya pernah menghadapi tantangan yang cukup berat, namun alhamdulillah saya bisa mengatasnya. ” Tutur Ketua JMSI ini.
Menurutnya, setiap masalah pasti ada solusi dan jalan keluar.
Tidak ada masalah yang tidak bisa selesai, setiap masalah pasti ada solusinya, yang penting berusaha, semangat, sabar dan tawakkal,”katanya.
Aji juga masih membuka ruang sebanyak dan seluas-luasnya kepada para jurnalis yang ingin bergabung di Forum wartawan Solid untuk sama-sama menumbuhkembangkan organisasi juga persaudaraan.
Ditempat yang sama, Abah H. Dulhani, S. Sos selaku Dewan Penasehat FWS sekaligus sebagai Tokoh Kasepuhan Adat Cibarani memberi nasihat kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Solid (FWS) agar berani mengungkap fakta kebenaran.
Menurutnya, tidak perlu takut pada siapapun, saat melihat ada penyimpangan yang diperbuat oleh mereka yang salah, tugas wartawan adalah menulis apa yang sebenarnya terjadi.
“Jangan takut pada siapapun, jika mereka melakukan kesalahan silahkan tulis saja. Namun harus mengedepankan kode etik jurnalistik. Harus dikonfirmasi, jangan sepihak. Tugas wartawan mengungkap bukan mengeksekusi.” Kata H. Dulhani sekaligus sebagai Tokoh Adat Kasepuhan Cibarani ini.
Terakhir soal agenda mubes, H Dulhani menyampaikan akan membantu dan memfasilitasi agenda kegiatan Musyawarah Bersama (Mubes) Forum Wartawan Solid. Ia berharap agenda tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
” Abah sediakan tempat di Cibarani jika mau mengadakan mubes, pokoknya Abah siap memfasilitasi agar mubes berjalan sukses dan lancar, “tandasnya.




































